Шаблоны LeoTheme для Joomla.
GavickPro Joomla шаблоны

E : soman@somanindonesia.co.id      T : 021- 422 5000

Pentingnya Menjaga Kesehatan Lutut saat ibadah Haji

oleh : Ariana Dewi, S.Gz

Seperti kita ketahui, ritual pelaksanaan ibadah haji menuntut kondisi fisik yang prima. Selain karena faktor perbedaan cuaca, kondisi yang berdesak-desakan dengan umat Muslim dari negara lain, dan adanya sistem menunggu daftar antrean keberangkatan, menjadikan pelaksanaan ibadah haji memiliki risiko yang tidak kecil. Namun semua pihak sangatlah mendambakan pelaksanaan ibadah ini lancar tahap demi tahap.

Banyak peserta yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan ritual ibadah haji, terutama saat harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Aktivitas ini sangat membutuhkan kondisi tubuh prima secara keseluruhan dan terutama kekuatan prima anggota gerak kaki (sendi lutut dan sendi panggul).

Terlebih dengan adanya sistem antrean yang cukup lama untuk jadwal keberangkatan

(kisaran jangka waktu 5-10 tahun dari pendaftaran menggunakan ONH biasa), sering didapati kondisi fisik yang tidak bersahabat dari peserta saat tiba waktunya. Hal ini sering dikaitkan dengan usia yang semakin beranjak senja.

Usia senja merupakan usia yang rawan terhadap kejadian penyakit-penyakit degeneratif atau penyakit yang timbul akibat proses penuaan, salah satunya penyakit degeneratif yang menyerang sendi yaitu osteoarthritis (OA).

Angka kejadian osteoarthritis didunia terbilang cukup tinggi. Osteoarthritis (OA) dapat mengenai semua sendi, namun umumnya mengenai sendi penopang berat badan seperti sendi panggul, sendi lutut dan sendi-sendi pada tulang belakang (vertebra). Risiko meningkat dengan peningkatan usia (> 45 tahun), terutama wanita, yang memiliki risiko 45% lebih tinggi dari laki-laki.

Beberapa perubahan yang terjadi pada sendi yang mengalami Osteoarthritis:
1.    Tulang rawan sendi melunak -> tulang rawan mudah pecah dan terkikis
2.    Terjadi pertumbuhan tulang rawan sendi dan tulang baru pada tepi persendian (osteofit) perubahan bentuk sendi.
3.    Celah sendi menyempit disertai berkurangnya cairan pelumas sendi
4.    Densitas atau kepadatan tulang juga menurun -> tulang menjadi rapuh

Perubahan-perubahan inilah yang menjadi penyebab keluhan nyeri sendi dan gangguan gerak, yang pasti akan sangat menyiksa penderitanya, terlebih apabila akan menjalankan ibadah haji.

Berbagai jenis terapi konservatif direkomendasikan untuk mengatasi keluhan nyeri sendi dan gangguan (keterbatasan) gerak yang terjadi, hanya saja, hasil dan efektivitas terapi umumnya cukup lama dan tergantung dari keteraturan terapi dan juga tingkat keparahan OA yang telah ada.

Untuk mencegah dan membantu masalah sendi, bila perlu Anda mengonsumsi Herbal Soman, karena selain kandungannya yang sangat lengkap di mana terdiri dari multivitamin (A,C,E,K) mineral, serta Omega (3,6,9). Herbal SoMan juga memiliki kandungan asam amino histidin yang baik untuk kesehatan sendi dan tulang. (AF)

 

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

  • Rate this item
    (1 Vote)
  • Read 301 times

Leave a comment

back to top