Oleh : Imelda Y. Poluan

Obat kimia memang dianggap sebagai obat penyembuh yang bereaksi cepat, namun demikian peminat obat herbal atau jamu juga semakin meningkat seiring berkembangnya penelitian tentang obat bahan alam yang dapat membantu pengobatan. Namun tak semua obat herbal aman dikonsumsi, lho. Lantas, bagaimana memilih obat herbal yang baik?

Obat herbal adalah obat yang dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti tumbuhan sebagai bahan dasar obat. Bahan-bahan tersebut akan diolah dengan teknologi modern, tanpa pemanasan dan tanpa penggunaan bahan kimia dan bahan pengawet.

Banyak orang beralih pada obat herbal dengan alasan komposisinya yang lebih aman bagi tubuh karena terbuat dari bahan-bahan alami. Obat herbal juga dipercaya berkhasiat dalam membantu mempercepat proses penyembuhan hampir seluruh keluhan penyakit sebab cara kerjanya fokus pada sumber penyembabnya. Artinya, obat herbal bekerja dengan cara membangun dan memperbaiki keseluruhan sistem tubuh dengan memperbaiki sel dan organ-organ yang rusak.

Ada juga yang mengonsumsi obat herbal dikarenakan kemudahan dalam mengonsumsinya, dimana sekarang ini ada banyak obat herbal yang sudah siap minum layaknya obat kimia. Mendapatkan obat herbal juga cukup mudah karena tidak memerlukan resep dokter.

Namun tentu saja Anda harus cermat dalam memilih obat herbal karena ada banyak produk herbal “abal-abal”  beredar di masyarakat menggunakan BKO (Bahan Kimia Obat). Agar tidak salah pilih, Anda sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut :

1. Hindari membeli obat herbal yang dijual murah. Obat herbal yang diobral atau mempunyai harga terlalu murah biasanya tak terjamin kualitasnya. Kecuali jika Anda telah mengenal dengan baik dan percaya dengan toko tersebut.

2. Baca label kemasan, termasuk periode kadaluarsa, komposisi bahan, dosis, cara pemakaian, serta peringatan efek samping atau larangan. Ingat, hanya karena ini obat dari alam, bukan berarti tak ada efek sampingnya.

3. Pastikan produk herbal yang Anda beli memiliki izin edar BPOM. Untuk memastikan keasliannya, Anda dapat mengecek di website resmi BPOM. Di sana Anda dapat melihat daftar lengkap obat herbal atau tradisional yang diakui BPOM, serta daftar obat-obat tradisional yang telah ditarik dan dilarang edar.

4. Pilihlah produk herbal yang jelas dimana konsumen juga dapat bertanya dengan konsultan ahli, seperti dokter, apoteker, atau ahli gizi. Konsultasilah dengan para ahli obat herbal untuk pemahaman yang menyeluruh tentang efek obat herbal dan perawatan yang tepat untuk penyakit Anda.

Agar sebuah obat herbal bisa dinyatakan aman, produk tersebut haruslah terlebih dulu dibuktikan keamanannya secara ilmiah melalui serangkaian uji klinis. Sebagai masyarakat Indonesia pilihlah produk yang berasal dari negeri sendiri, seperti Herbal SoMan, produk kesehatan herbal inovasi anak bangsa yang diproduksi di Gorontalo.
Sozo Formula Manggata 1 (SoMan) mengandung 39 bahan alam yang terdiri dari 18 macam buah, 14 aneka sayur, dan 7 rempah-rempahan terpilih yang dapat membantu memenuhi nutrisi Anda setiap hari. SoMan sudah terdaftar di BPOM TR 083 677 661 dan memiliki sertifikasi halal dari MUI. SoMan juga telah mengantongi serangkaian uji antara lain Uji Kandungan & Toksisitas di Lab Saraswanti Indo Genetech, Uji Fitokimia di LPPM IPB, Uji Pre Klinik Kolesterol di Universitas Pancasila, dan Uji Klinik Diabetes di Universitas Gadjah Mada.

Jadilah konsumen yang cerdas dengan pilah pilih mana obat herbal yang aman untuk dikonsumsi dan sesuai kebutuhan Anda. Konsumsi Herbal SoMan 10 tetes, 3 kali sehari untuk memelihara daya tahan tubuh, dan 10 tetes, 3 kali sehari untuk membantu mempercepat proses pemulihan penyakit. (MR)

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Created: Thursday, 29 November 2018 09:25
Published: Thursday, 29 November 2018 09:25