Oleh: Imelda Y. Poluan

Setiap tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Tapi tahukah Anda bahwa seseorang bisa terkena AIDS apabila sebelumnya telah memiliki HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Begitu Anda terinfeksi HIV, Anda akan memilikinya seumur hidup.

Penyakit HIV/AIDS merupakan momok menakutkan bagi dunia. Penyakit ini dituding sangat menular, mematikan, dan tak ada obatnya. Hal ini membuat banyak orang menjadi takut berinteraksi dengan mereka yang mengidap HIV/AIDS. Akhirnya, minimnya pengetahuan akan HIV/AIDS  memunculkan pemahaman yang salah kaprah di masyarakat.

Kebanyakan penderita yang terjangkit virus HIV tidak menyadari dirinya sudah terserang virus tersebut. Pasalnya, infeksi HIV bisa diam-diam menggerogoti tubuh selama 10 tahun atau bahkan lebih tanpa memunculkan gejala apa pun. Ketika infeksi ini tidak terdeteksi dan diobati dalam jangka panjang, sistem imun tubuh akan rusak secara bertahap sehingga berkembang menjadi AIDS.

Jadi Anda harus tahu bahwa HIV dan AIDS adalah dua hal berbeda. HIV adalah virus, sementara AIDS adalah kondisi. Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah nama virus pembawa penyakit defisiensi imun. Sedangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah kondisi lanjutan bila HIV tidak ditangani dengan baik, pada tahap ini virus HIV berhasil menyerang dan melemahkan sistem imun seseorang secara drastis.

Penularan virus HIV hanya bisa ditularkan melalui  tiga cairan yaitu, cairan kelamin saat berhubungan seks, cairan darah melalui transfusi darah, dan cairan susu atau ASI.
Perlu diingat, bahwa meskipun tidak menunjukkan gejala apapun, Anda bisa saja telah memiliki HIV di dalam tubuh.  Ini karena HIV memiliki masa inkubasi 5-10 tahun, sejak virus msuk ke dalam tubuh.

Anda bisa saja masih terlihat sehat dan beraktivitas secara normal karena HIV tidak langsung merusak organ, tetapi akan menyerang sistem kekebalan tubuh. Pada waktu sistem kekebalan sudah sangat  parah barulah penderita  akan mulai menampakkan gejala-gejala AIDS sebagai berikut :

•    Penurunan berat badan yang cepat dan tidak direncanakan
•    Demam yang turun naik atau hilang timbul
•    Berkeringat berlebihan terutama di malam hari
•    Merasa sangat lelah padahal tidak melakukan aktivitas berat
•    Pembengkakan kelenjar getah bening yang berkepanjangan (biasanya kelenjar di ketiak, selangkangan, atau leher)
•    Diare yang berlangsung selama lebih dari seminggu
•    Timbul luka-luka di mulut, anus, dan organ genital
•    Mengalami pneumonia
•    Timbul ruam atau bisul berwarna kemerahan, cokelat, atau keunguan di bawah kulit atau di dalam mulut, hidung, bahkan kelopak mata
•    Gangguan saraf seperti kehilangan ingatan, depresi, dan lain-lain

Diagnosis HIV dan AIDS sendiri tidak dapat dilakukan hanya dengan mengecek gejalanya saja, butuh pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah seseorang benar-benar menderita HIV AIDS.

Tidak semua orang positif HIV juga terjangkit AIDS. Pengobatan HIV yang tepat bisa memperlambat atau menghentikan progres HIV, yang pada akhirnya akan mencegah orang tersebut mengembangkan AIDS.

Hingga kini penyakit HIV belum dapat disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan hanya untuk memperlambat perjalanan penyakit, mengendalikan gejalanya, dan menghindari komplikasi sehingga penderita dapat menjalani hidup normal.

Edukasi yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia akan mengurangi penyebaran HIV, menghilangkan stigma, serta mendorong mereka yang hidup dengan HIV mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan, agar mereka pun dapat hidup sehat.

Konsumsi Herbal SoMan 5 tetes, 3 kali sehari untuk memelihara daya tahan tubuh, dan 10 tetes, 3 kali sehari untuk membantu mempercepat proses pemulihan penyakit. (MR)

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Created: Monday, 03 December 2018 09:25
Published: Monday, 03 December 2018 09:25