Oleh : Imelda Y. Poluan

Sering ditanggapi sepele, padahal hipertensi atau biasa dikenal dengan penyakit tekanan darah tinggi erat kaitannya dengan penyakit stroke, jantung, gagal ginjal, diabetes, dan penyakit - penyakit lainnya.

Perlu diketahui tekanan darah manusia selalu berubah-ubah, dipengaruhi oleh emosi, aktivitas, dan pola makan. Tekanan darah bisa saja naik setelah berolahraga, saat sedang stres, sehabis minum kopi, atau saat mendengar kabar buruk yang mengejutkan. Namun jangan panik, karena dalam beberapa waktu tekanan darah bisa kembali normal.

Yang perlu kita waspadai adalah saat kondisi tekanan darah tinggi terjadi terus-menerus dalam jangka waktu lama, inilah yang disebut hipertensi.  Kita mungkin merasa sehat-sehat saja, tapi kita  tidak menyadari bahwa hipertensi sudah mulai menggerogoti tubuh kita.

Hipertensi terkenal sebagai silent killer karena dapat menyebabkan kematian tanpa ada gejala yang muncul terlebih dahulu. Hipertensi memang umumnya tidak menimbulkan gejala yang khas. Kalaupun ada, biasanya hanya berupa sakit kepala yang dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit lainnya.

Ada baiknya untuk lebih memperhatikan  tanda dan  gejala hipertensi paling umum yang mungkin terjadi:
•    Pandangan mata sering kabur dan juga jantung terasa berdebar-debar
•    Sakit kepala, akibat meningkatnya tekanan darah
•    Susah berkonsentrasi, intensitas buang air kecil yang semakin sering, terkadang ada darah di dalam urine
•    Cepat lelah menjalani beragam aktifitas kadang diselingi vertigo dengan intensitas hampir setiap hari
•    Mudah marah, atau sensitif terhadap hal-hal yang dirasa tidak menyenangkan atau tidak disukai

Jika sudah merasakan gejala tersebut, segeralah ke dokter dan lakukan pemeriksaan tekanan darah untuk lebih memastikan.
Berapa tekanan darah yang normal? Menurut perkumpulan dokter jantung di Amerika Serikat, AHA, pada tahun 2017, tekanan darah diklasifikasikan sebagai berikut:

•    Normal    : berada di bawah 120/80 mmHg.
•    Meningkat    : berkisar antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan < 80 mmHg untuk tekanan diastolik.
•    Hipertensi tingkat 1    : 130/80 mmHg hingga 139/89 mmHg.
•    Hipertensi tingkat 2    : 140/90 atau lebih tinggi.

Hipertensi bukanlah sekadar masalah darah tinggi. Faktanya, penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi penyakit lain, jika tidak dikendalikan dengan baik,
Apalagi ditambah saat ini sedang terjadi pergeseran, dimana kini  hipertensi sudah menyerang usia muda, padahal dahulu hipertensi diketahui  hanya menyerang orang tua saja, dan penyebab utamanya adalah gaya hidup yang tidak sehat, selain faktor keturunan.

Tujuan pengobatan hipertensi hanya satu, yaitu mencapai target tekanan darah normal. Salah satu cara untuk mengobati hipertensi adalah mengonsumsi obat hipertensi. Sayangnya, obat tersebut harus terus - menerus diminum sampai dokter mengatakan boleh dihentikan. SoMan adalah Herbal tetes yang terbuat dari 39 bahan alam berkhasiat, terdiri dari 18 buah, 14 sayur, dan 7 rempah terpilih mampu membantu menstabilkan tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi.

Bebeda dengan obat pada umumnya yang memiliki efek samping berupa ketergantungan, SoMan justru memberikan reaksi positif bagi tubuh tanpa menimbulkan ketergantungan. SoMan juga telah mengikuti uji manfaat meliputi uji toksisitas akut di mana tidak akan menimbulkan over dosis jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bagaimana Mitra sehat, setelah membaca pemaparan di atas, masih berani mengabaikan penyakit hipertensi? Sekali-kali jangan ya, karena efeknya sangat fatal bahkan dapat menyebabkan kematian.

Konsumsi Herbal SoMan 5 tetes, 3 kali sehari untuk memelihara daya tahan tubuh, dan 10 tetes, 3 kali sehari untuk membantu mempercepat proses pemulihan penyakit. (MR)

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Created: Tuesday, 04 December 2018 09:25
Published: Tuesday, 04 December 2018 09:25