Oleh : Imelda Y. Poluan

Anda tentu sering  mendengar anjuran agar mengonsumsi makanan yang mengandung  serat. Tapi, tahukah Anda kenapa serat begitu bermanfaat untuk kesehatan? Selain mampu melancarkan percernaan, ternyata manfaat serat punya segudang khasiat. Apa saja?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai manfaat serat, ada baiknya kita mengetahui apa itu serat?

Apa itu serat?

Serat merupakan kandungan dari makanan sumber nabati yang tidak dapat dicerna maupun diserap tubuh, sehingga di usus, serat dapat mengikat air dan melancarkan pencernaan. Serat terbagi dalam dua bentuk,

•    Serat yang larut air. Di dalam saluran pencernaan serat ini akan menyerap air dan berubah bentuk  menjadi gel.  Terkandung dalam oat, kacang polong, kacang-kacangan, dan buah-buahan, seperti apel, jeruk, pisang, wortel.
•    Serat yang tidak larut air. Di dalam tubuh jenis serat ini tidak menyatu dengan air dan langsung melewati sistem pencernaan. Oleh karena itu, sebagian besar serat tidak larut air dapat membantu pergerakan kotoran di dalam usus.. Terkandung dalam gandum, kacang-kacangan, seperti kacang hijau, serta sayuran, seperti bayam, kangkung, kembang kol.

Apa saja manfaat serat?

1. Melancarkan pencernaan
Serat dapat meningkatkan berat dan ukuran dari feses karena ia menyerap air, membuatnya lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan melalui anus

2. Menurunkan kadar kolesterol
Serat larut air dapat mengikat kolesterol jahatdalam sistem pencernaan sehingga kolesterol tidak sempat diserap oleh tubuh melainkan dibuang keluar tubuh melalui feses.

3. Membantu mengontrol kadar gula darah
Serat, terutama dalam bentuk larut air, bermanfaat bagi penderita diabetes karena serat dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga dapat memperlambat penyerapan gula oleh tubuh, dan mencegah kenaikan kadar gula darah. Bagi Anda yang tidak mempunyai penyakit dibetes,  makan banyak serat dapat mencegah terkena penyakit ini.

4. Membantu mencapai berat badan normal
Makanan tinggi serat cenderung dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan makanan yang rendah serat dan tinggi gula. Perasaan kenyang membuat otak tidak memberi sinyal untuk menimbulkan keinginan makan lagi. Selain itu, serat pada umumnya mengandung kalori yang lebih rendah sehingga kalori yang masuk ke tubuh Anda tidak terlalu besar. Makan makanan yang tinggi serat dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan atau mencegah Anda mengalami obesitas.

Berapa banyak serat yang diperlukan dalam sehari?

Pada umumnya, kebutuhan serat per hari berkisar antara 25-30 gram. Berdasarkan Institute of Medicine, kebutuhan serat pada wanita sebesar 25 gram/hari, sedangkan kebutuhan serat untuk pria sebesar 38 gram/hari. Namun, untuk orang Indonesia, kebutuhan serat individu berbeda-beda tergantung usia dan jenis kelamin. Berikut ini merupakan kebutuhan serat individu berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013:

• Wanita usia 16-18 tahun membutuhkan serat sebesar 30 gram/hari, sedangkan pria membutuhkan 37 gram/hari
• Wanita usia 19-29 tahun membutuhkan serat sebesar 32 gram/hari, sedangkan pria membutuhkan 38 gram/hari
• Wanita usia 30-49 tahun membutuhkan serat sebesar 30 gram/hari, sedangkan pria membutuhkan 38 gram/hari
• Kebutuhan ini akan menurun pada usia lebih dari 49 tahun dan terus menurun mengikuti usia

Tak bisa dipungkiri, makanan kaya serat semakin sedikit dikonsumsi akibat banyaknya makanan cepat saji yang lebih menggiurkan. Padahal sumber serat sangat mudah didapat, yaitu dari buah dan sayuran. Dengan paduan 39 bahan alam berkhasiat, terdiri dari buah, sayuran, dan rempah terpilih, Herbal Tetes SoMan mampu mencukupi kebutuhan serat Anda sehari-hari sehingga terhindar dari berbagai serangan penyakit.

39 bahan baku yang ada dalam SoMan, yaitu Mengkudu, Manggis, Belimbing Bintang, Belimbing Wuluh, Wortel, Pepaya, Terong Ungu, Pisang Goroho, Paria, Seledri, Kentang, Buah Merah, Jeruk Bali, Tomat, Buah Maja, Apel Malang, Jeruk Cina, Nanas, Alpukat, Mangga, Ketela Ungu, Kemangi, Buah Naga, Kiwi, Bayam, Anggur, Sawi Putih, Sirsak, Bawang Putih, Umbi Manggata, Pasak Bumi, Rosella, Kayu Manis, Jintan Hitam, Kedelai, Ketepeng Cina, Kacang Merah, Temu Putih, Air Kelapa. Berbeda dengan jamu konvesional lainnya yang rumit dalam penyajian, SoMan dikemas dalam ukuran praktis 15 ml, sehingga  mudah dibawa kemana-mana, dalam kondisi apapun.

Ayo penuhi kebutuhan serat setiap hari, agar tubuh bisa mendapatkan manfaat yang optimal. Rutin minum Herbal SoMan 10 tetes sebelum makan untuk menjaga daya tahan tubuh dan membantu mempercepat proses penyembuhan.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Created: Monday, 21 January 2019 09:25
Published: Monday, 21 January 2019 09:25