Diare tak boleh dianggap enteng walaupun kondisi tersebut umum terjadi. Pasalnya diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak nutrisi dan cairan atau dengan kata lain malnutrisi.

Oleh: Ariana Dewi, S.Gz

Diare tak boleh dianggap enteng walaupun kondisi tersebut umum terjadi. Pasalnya diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak nutrisi dan cairan atau dengan kata lain malnutrisi. Tapi apa benar diare juga membuat kekebalan tubuh menurun hingga akhirnya penyakit lain mudah menyerang?

Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya feses yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Diawali dari kita mengonsumsi makanan atau minuman yang kotor dan terkontaminasi, kemudian bakteri penyebab diare (E.Coli) masuk ke dalam perut. Bakteri tersebut akan mengganggu fungsi usus yang utamanya menyerap nutrisi dari makanan.

Saat tubuh tidak mendapatkan nutrisi penting untuk menunjang produksi antibodi, maka kekebalan tubuh akan melemah. Jika dibiarkan, bakteri atau virus lainnya dapat dengan mudah menyerang pertahanan tubuh. Bila penanganan terlambat, diare bisa berdampak fatal hingga mengancam nyawa.

Fokus utama penanganan diare adalah mencegah seseorang jatuh pada kondisi dehidrasi yang berpotensi merenggut nyawa penderita. Karenanya penderita sangat disarankan untuk minum banyak cairan selama diare masih berlangsung. Tahapan berikutnya adalah pengaturan makanan dan penggunaan obat bila dibutuhkan.

Makanan yang sederhana dan tidak banyak mengandung bumbu-bumbuan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat diare, terutama dalam 24 jam pertama. Pisang merupakan pilihan yang baik karena banyak mengandung kalium dan mudah diserap. Kalium merupakan elektrolit yang sering hilang pada saat diare, terutama yang disertai dengan muntah. Daging buah pisang yang padat juga akan membantu menjadikan feses lebih padat.

Mulai sekarang, penting untuk Anda memperhatikan asupan vitamin dan mineral yang masuk ke tubuh untuk meningkatkan imunitas sekaligus menjaga agar terhindar dari ancaman diare. Konsumsi Vitamin B kompleks diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh kita. Cara kerjanya adalah dengan mengubah makanan menjadi energi dan bahan bakar agar fungsi organ dapat berjalan maksimal. Lalu cukupi kebutuhan Vitamin A yang sangat penting untuk sistem daya tahan tubuh. Vitamin larut lemak ini dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dalam proses oksidasi akibat radikal bebas.

Anda juga dapat menambahkan Herbal SoMan dalam menu harian, terutama saat mengalami diare. Herbal SoMan menggunakan 39 bahan baku alami seperti 18 buah-buahan, 14 aneka sayuran, dan 7 macam rempah terpilih yang memiliki variasi warna, bentuk, multi fungsi. Herbal SoMan mengandung multivitamin (A,C,E,K), EPA, DHA, asam amino essensial dan non-essensial, serta mineral yang baik untuk tubuh. Selain untuk membantu memelihara daya tahan tubuh Anda setiap hari, Herbal SoMan juga dapat membantu menambah asupan nutrisi yang hilang pasca diare.

Konsumsi Herbal setiap hari dengan dosis 5 tetes 3x sehari untuk menjaga daya tahan, atau 7-10 tetes 3x sehari untuk membantu mempercepat proses pemulihan penyakit. Ingat, mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau sebelum makan dan menjauhi makanan yang kebersihannya diragukan dapat mencegah Anda terkena diare.
Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan