Penyakit diabetes seringkali tidak menunjukkan adanya gejala. Banyak yang terlambat menyadari dirinya terkena diabetes

Oleh: Oleh: Sutar, S.Farm.,Apt.

Penyakit diabetes seringkali tidak menunjukkan adanya gejala. Banyak yang terlambat menyadari dirinya terkena diabetes sampai terjadi komplikasi penyakit lainnya. Diperkirakan angka penderita diabetes juga akan mengalami peningkatan signifikan hingga 300 juta jiwa ditahun 2025.

Agar kondisi tetap stabil dan sehat, pasien diabetes dituntut untuk dapat mengatur pola makannya sebaik mungkin, baik dari segi jumlah, jadwal, maupun jenis makanannya. Para ahli diabetes pun kerap melakukan penelitian tentang makanan atau buah serta sayur yang dapat dikonsumsi untuk mengendalikan penyakit diabetes. Berikut beberapa diantaranya:

Cokelat
Cokelat kaya akan flavonoid. Peneliti menemukan bahwa senyawa flavonoid dapat menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin. Menurut Copenhagen 2008, orang yang mengonsumsi cokelat dapat menurunkan rasa ingin makan makanan berlemak, manis, dan makanan dengan kadar garam tinggi. Flavonoid pada cokelat juga membantu menurunkan risiko stroke serta menurunkan serangan jantung.

Bayam
Bayam memiliki kandungan magnesium tinggi yang dapat mengontrol kadar gula darah. Orang yang mengonsumsi bayam sehari sekali dan sayuran hijau lainnya diyakini mampu menurunkan sekitar 14% risiko diabetes. Bayam sangat kaya akan vitamin K, magnesium, folat, fosfor, potasium dan zink serta menjadi sumber bagi falvonoid lainnya seperti lutein dan zeaxanthin.

Ikan
Bagi Anda yang sedang diet, ikan dapat menjadi makanan pilihan karena asam aminonya yang tinggi, serta memiliki senyawa penurun inflamasi. Lebih dari itu, banyak mengonsumsi ikan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Mengonsumsi ikan dengan cara dipanggang, dibakar, atau dikukus dapat menurunkan 3% risiko stroke seperti yang dilaporkan Emory University 2010.

Kunyit
Kunyit telah digunakan oleh suku Indian sejak 5000 tahun lalu untuk mengatasi kadar gula darah tinggi. Curcumin senyawa yang terkandung dalam kunyit dipercaya dapat mengatur regulasi metabolisme lemak tubuh. Curcumin bekerja langsung ke dalam sel lemak, sel pankreas, sel ginjal dan sel otot. Para peneliti percaya bahwa curcumin mampu mengatasi resisten insulin, kadar gula darah yang tinggi, kolestrol, dan gejala obesitas lainnya.

Ubi Jalar
Walau rasanya manis, ubi jalar memiliki indeks glikemik yang rendah ubi jalar memiliki indeks glikemik yang rendah. Ubi jalar mengandung magnesium, potasium, vitamin C, beta karoten, dan serat yang baik untuk diabetesi. Yang harus diingat, jangan merebus ubi jalar ya, karena data membuatnya lebih mudah dicerna dan bisa meningkatkan tingkat indeks glikemik ubi jalar.

 

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan