Banyak orang yang mendadak mengalami sakit kepala dan flu berat justru saat sedang berlibur. Jatuh sakit saat liburan tentu akan memupuskan

Oleh : Ariana Dewi,S.Gz

Banyak orang yang mendadak mengalami sakit kepala dan flu berat justru saat sedang berlibur. Jatuh sakit saat liburan tentu akan memupuskan harapan untuk bersenang-senang. Benarkah kekurangan nutrisi menjadi salah satu penyebabnya?

Musim liburan tak jarang diiringi dengan perubahan pola makan yang menjadi lebih bebas dan kurang terkontrol. Perubahan pola makan yang 'kebablasan' perlu dicegah karena dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Saking asyiknya liburan, asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh terkadang terabaikan hingga tubuh menjadi rentan sakit.

Walau sedang berlibur, bukan berarti kita tidak bisa menerapkan pola makan sehat, lho. Penting bagi kita untuk menaruh perhatian lebih agar tak sampai kekurangan zat gizi selama liburan. Berikut beberapa alasan Anda bisa kekurangan nutrisi saat liburan.

Jadwal Makan Berubah

Selama liburan biasanya terjadi perubahan kebiasaan atau rutinitas. Bangun jadi lebih siang atau menonton televisi dalam jangka waktu yang lama kerap mempengaruhi jadwal makan. Jadwal makan yang terlambat bisa saja mengganggu kerja lambung yang sudah terbiasa diisi makan pada jam-jam tertentu. Jika hal tersebut dibiarkan dapat mengacaukan waktu makan sekaligus mengganggu disiplin kerja sistem pencernaannya.

Menu Makan Bermasalah

Saat liburan, biasanya banyak kita yang beralih pada opsi makanan yang lebih praktis, seperti makanan beku atau makanan siap saji. Padahal, dibalik makanan tersebut tersembunyi kandungan lemak dan gula yang tinggi, serta umumnya mengandung bahan pengawet.

Bagaimanapun juga, perlu diupayakan mengonsumsi menu seimbang kendati tak sedang berada di rumah. Menu seimbang tersebut harus terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, sayur-mayur, dan buah-buahan.

Diare dan Mabuk Perjalanan

Ketika berlibur di luar rumah, risiko mengalami diare jadi lebih besar. Demikian juga dengan resiko terkena mabuk perjalanan. Diare bisa disebabkan karena makanan yang dibeli kurang higienis sehingga perut bisa teracuni. Hal ini dapat diperparah dengan mabuk perjalanan. Selain nutrisi terbuang melalui diare dan muntah, keduanya juga mengurangi cairan tubuh, sehingga menjadi mual dan selera makan ikut menurun.

Higienitas Tidak Terjamin

Jika memilih makan di luar rumah, pilihlah tempat makan yang terjamin kebersihannya. Alternatif lainnya, Anda dapat membawa bekal sehat sendiri saat berwisata.Ingatlah selalu untuk mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah makan, atau saat bersentuhan dengan apapun. Dengan begitu potensi terpapar bakteri merugikan penyebab diare akan berkurang. Ingat, diare dapat membuat kesehatan terganggu karna akan membuat nutrisi penting hilang.

Yuk, jangan takut untuk buat rencana seru untuk mengisi liburan yang akan tiba sebentar lagi. Mulai dari berpergian ke luar kota, berwisata kuliner, mengunjungi rumah sanak saudara dan lain sebagainya.

Untuk memenuhi asupan nutrisi Anda dan keluarga saat liburan, minum Herbal SoMan yang terbuat dari campuran 39 bahan alam seperti 18 macam buah, 14 sayur-sayuran, dan 7 aneka rempah terpilih yang mengandung multivitamin (A,C,E,K), asam amino essensial & non-essensial, omega (3,6,9), PUFA, MUFA, dan mineral.

Konsumsi Herbal setiap hari dengan dosis 7 tetes 3x sehari untuk meningkatkan daya tahan, atau 10 tetes 3x sehari untuk membantu mempercepat proses pemulihan penyakit.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan