Tuesday, 02 January 2018 00:00

Bantu Cegah Depresi Dengan Asupan Nutrisi Yang Tepat

Rate this item
(1 Vote)

Interesting blog? Like it on Facebook, +1 on Google, Tweet it or share this article on other bookmarking websites.

Oleh: Sutar, S. Farm., Apt

Kematian Kim Jonghyun, pentolan SHINee menambah daftar deretan selebriti yang meninggal bunuh diri lantaran depresi. Sebelumnya, publik juga pernah digemparkan dengan kasus bunuh diri yang menimpa vokalis Linkin Park, Chester Bennington serta musisi ternama, Kurt Cobain. Tampak kuat dan ceria, mengapa banyak selebritis pria yang meninggal secara mengenaskan karena depresi?

Depresi terjadi akibat lonjakan emosi yang tidak menentu pada otak. Hal ini dipengaruhi oleh aliran listrik atau impuls otak yang dihantarkan Neurotansmitter tidak seimbang. Neurotransmitter merupakan penghantar impuls atau rangsangan dari satu syaraf ke syaraf lainnya, syaraf yang dihantarkan dipengaruhi oleh berbagai asam amino, dopamin, serotonin, GABA, dan lain - lain. Artinya, jika tubuh kekurangan asam amin, dopamin, serta serotonin dapat mengubah prilaku dan emosi pada otak yang mengakibatkan gangguan mental, depresi, kejang, skizofrenia, atau gangguan saraf pusat lain.

Mayo Clinic mengklaim bahwa depresi antara wanita dan pria jelas berbeda. Depresi pada pria sangat sulit dideteksi oleh orang-orang sekitarnya karena pria cenderung memendam emosinya. Bahkan Mayo Clinic menyebut depresi pada pria tidak dapat didiagnosis.

Pakar kesehatan, Benny Prawira, S.Psi dari Komunitas Pencegahan Bunuh Diri, Into The Light, menyebutkan sebenarnya pria lebih rentan terkena depresi dibandingkan wanita. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan pria yang sulit mengenali emosi dirinya sendiri. Sebagai contoh, pria justru memilih untuk marah padahal sebenarnya mereka sedang takut atau kecewa akan sesuatu hal.

Seperti yang dilansir majalah Healthline, selain dukungan psikis diperlukan juga asupan nutrisi dari berbagai makanan untuk menstabilkan kembali emosi pada otak. Berikut beberapa diantaranya.

Makanan dengan karbohidrat cukup. Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat akan memicu otak untuk menghasilkan hormon serotonin yang dapat membantu emosi otak tetap stabil. Namun hindari makanan yang berasal dari junk food atau snack. Penuhi nutrisi Anda dengan sumber karbohidrat yang berasal dari buah, sayur, serta makanan berserat.

Omega 3. Omega 3 merupakan lemak baik tubuh yang dapat membantu mencegah stroke dan penyakit kardiovaskuler lainnya. Namun, beberapa peneliti percaya bahwa omega 3 juga dapat memaksimalkan kinerja otak terlebih jika dikonsumsi anak-anak. Contohnya bisa Anda dapatkan pada ikan, kacang-kacangan, serta sayuran berdaun hijau.

Vitamin D. Beberapa studi menyatakan kekurangan vitamin D dapat meningkatkan emosi otak sehingga memicu depresi. Selain dari matahari, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari berbagai makanan yang Anda konsumsi sehari-hari, seperti tahu, ikan, dan susu.

Selenium. Selenium merupakan elemen yang penting untuk kesehatan. Beberapa studi menjelaskan bahwa ada korelasinya antara tubuh yang kekurangan selenium dengan depresi. Sumber selenium bisa kita dapatkan dalam mengkudu, tauge, kacang, dan seafood.

Makanan sehat dapat membantu menstabilkan emosi mereka yang mengalami depresi. Namun perhatian keluarga serta lingkungan sosial juga sangat diperlukan. Banyak penderita yang merasa ketakutan jika mereka mengakui sedang mengalami depresi atau gangguan mental lainnya sehingga seringkali mereka merasa sendirian tanpa dukungan sama sekali dan terus tenggelam dalam depresinya.

Terapkanlah pola hidup sehat sejak muda agar tubuh selalu prima dan terbebas dari masalah kesehatan. Tambahkan juga Herbal SoMan yang mengandung multivitamin (A,C,E,K), omega (3,6,9), mineral, EPA, DHA, dan zat bermanfaat lainya.

Dengan campuran 39 bahan alam yang terdiri dari bermacam buah, sayur-sayuran, dan aneka rempah, Herbal SoMan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu mempercepat proses pemulihan kesehatan. Kandungan asam amino dalam SoMan juga dapat membantu menutrisi otak serta mengendalikan emosi dengan pembentukan hormon serotonin serta glutamin.

Konsumsi Herbal SoMan secara rutin dengan dosis 7 tetes 3x sehari untuk meningkatkan  daya tahan, atau 10 tetes 3x sehari untuk membantu mempercepat proses pemulihan penyakit.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Interesting blog? Like it on Facebook, +1 on Google, Tweet it or share this article on other bookmarking websites.

Read 472 times