Monday, 13 November 2017 00:00

Benarkah Gula Aren Jauh Lebih Sehat Untuk Diabetesi?

Rate this item
(1 Vote)

Oleh : Ariana Dewi, S.Gz

Bagi penderita diabetes, keliru memilih pemanis dapat berakibat buruk terhadap kesehatan. Pasalnya, jika dikonsumsi berlebihan, kadar gula darah akan meningkat. Tapi jangan khawatir, Anda masih bisa menikmati manisnya gula dengan gula aren sebagai alternatif pengganti gula pasir. Tapi apa benar aman?

Diabetes ditandai dengan lonjakan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Penyebabnya karena  ketidakcukupan jumlah insulin atau insulin yang dihasilkan tidak bekerja dengan benar untuk memecah glukosa menjadi energi. Bila dibiarkan dapat berisiko terhadap kesehatan seperti pusing, penyempitan pembuluh darah, penyakit jantung, kebutaan hingga amputasi. Jadi sangat disarankan, penderita diabetes menjaga kestabilan kadar gula darahnya untuk mengurangi risiko munculnya komplikasi.

Banyak diabetesi yang benar-benar meninggalkan gula demi mencegah terjadinya lonnjakan gula darah. Sebenarnya, didiagnosis diabetes bukan berarti Anda tidak boleh menikmati gula atau makanan dan minuman manis sama sekali. Anda yang tidak suka pemanis buatan, dapat menggunakan gula aren sebagai gula alami. Karena dibandingkan dengan gula pasir, gula aren tak banyak memberikan pengaruh pada kenaikan kadar gula darah.

Ini bisa dilihat dari angka indeks glikemik (IG), gula aren tergololong relatif rendah, yaitu sebesar 35. Angka ini hampir dua kali lipat lebih rendah dibandingkan dengan gula putih yang indeks glikemiknya sekitar 60 - 65. Indeks Glikemik sendiri adalah skala ukur yang menggambarkan dampak makanan tertentu terhadap peningkatan kadar gula darah. Makanan yang indeksnya sama dengan atau di bawah 55 dianggap tidak begitu memengaruhi gula darah dan produksi insulin dalam tubuh.

Gula aren terbuat dari nira pohon aren yang menawarkan lebih banyak mineral alami daripada tebu. Dalam pembuatannya, gula aren tidak melalui proses pemurnian sehingga kaya akan vitamin B, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, dan sodium.

Walau terbilang aman, Anda atau orang tercinta yang menderita diabetes tetap harus membatasi konsumsi gula aren. Karena kandungan gula tidak hanya terdapat pada pemanis seperti gula, tapi juga nasi, roti, atau bahan pangan yang Anda asup sehari – hari.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Read 462 times