Monday, 12 February 2018 00:00

Lebih Sehat Dengan Menjalani Pola Makan Clean Eating

Rate this item
(1 Vote)

Interesting blog? Like it on Facebook, +1 on Google, Tweet it or share this article on other bookmarking websites.

Oleh : Sutar, S.Farm,., Apt

Clean eating makin digemari karena semakin banyak orang yang memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan. Meskipun bisa menurunkan berat badan, namun clean eating bukanlah sebuah program diet. Lantas apa itu clean eating?  

Tanpa disadari pola hidup seperti merokok, minum alkohol, serta suka mengonsumsi junk food mengancam kesehatan. Tak heran jika “penyakit orang tua” kini juga banyak menyerang anak-anak muda. Beralih memilih pola makan yang jauh lebih alami dan sehat, seperti clean eating, mungkin dapat membantu Anda mendapatkan tubuh bugar.

Clean eating sendiri mencakup semua makanan sehat termasuk sayur, buah, gandum, serta protein juga lemak. Dengan demikian Anda memangkas kandungan pestisida, zat pengawet, lemak jahat, gula, dan garam. Selain dapat menurunkan berat badan, clean eating dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan kualitas tidur, membuat kulit lebih sehat, dan menjaga kesehatan mental.

Konsep dari clean eating sendiri adalah mengonsumsi makanan dalam bentuk yang paling dekat dengan bentuk aslinya, sealami mungkin. Dalam clean eating, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan olahan seperti sosis, kornet, juga harus menghindari gula, garam, saus dan kecap. Misalnya, jika Anda ingin makan anggur, maka makanlah buah anggur dan bukan permen atau minuman sari anggur kemasan. Begitu juga jika Anda ingin makan ayam, makanlah dada ayam yang direbus, dan bukan makanan olahan seperti bakso atau nugget ayam.

Kurangi makanan kaleng
Ketika kita kembali mengonsumsi buah serta sayur segar, sebenarnya banyak dari kita tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan buah-buahan tiap harinya. Mengonsumsi buah dan sayur faktanya dapat membantu menurunkan resiko dari sejumlah penyakit kronik, termasuk penyakit darah tinggi, diabetes tipe 2, penyakit jantung, obesitas, serta kanker. Kandungan serat dalam sayuran organik-pun ternyata dapat menjaga kelangsungan hidup mikroba baik dalam sistem pencernaan sehingga usus lebih sehat dan muda.

Konsumsilah Gandum
Gandum merupakan salah satu makanan yang diolah seminimal mungkin dibandingkan olahan makanan lain. Gandum serta berbagai kacang-kacangan lain memiliki komposisi yang sederhana. Jangan terpengaruh dengan klaim dari label kemasan. Biasanya untuk kemasan yang terbuat dari gandum memiliki sedikit gula tapi banyak kandungan serat, antioksidan, serta antiiflamasi alami sebagai kandungan fitonutrient di dalamnya.

Konsumsilah Sedikit Daging
Banyak sekali penelitian tentang manfaat kesehatan dari pengurangan konsumsi daging. Veganisme juga bukan merupakan salah satu hal yang dianjurkan dari konsep “Clean Eating”, namun dengan mengurangi konsumsi daging Anda dapat menurunkan risiko hipertensi, penyakit jantung, serta dapat menjaga berat badan tubuh. Ditambah dengan mengonsumsi banyak sayur dan buah dapat meningkatkan asupan serat, lemak baik, vitamin, dan mineral dalam dietmu.

Sebagian orang Amerika diharuskan mengonsumsi protein sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan. Dan untuk mendapatkan protein sangat mudah meskipun seorang Vegan sumber utamanya dari telur serta kacang-kacangan.

Batasi Gula
Banyak orang yang ketika menyantap makanan banyak sekali menambahkan gula dan garam. The American Association merekomendasikan tidak lebih dari 6 sendok teh kadar per hari untuk wanita dan 9 sedok teh untuk pria batasan mengonsumsi gula.

Faktanya,  rata-rata orang Amerika menambahkan gula pada makanannya 4 kali lebih banyak atau jika dikonversikan kedalam sendok sekitar 28 sendok teh. Untuk melakukan clean eating batasi konsumsi makanan yang mengandung gula seperti kopi, teh, soda, permen. Namun, jika Anda ingkin mengonsumsi gula untuk keperluan energi cukup ambil dari buah buahan serta makanan seperti yogurt.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Interesting blog? Like it on Facebook, +1 on Google, Tweet it or share this article on other bookmarking websites.

Read 390 times