Wednesday, 08 November 2017 00:00

Stop Merokok Jika Tidak Mau Kekebalan Tubuh Lemah!

Rate this item
(2 votes)

Oleh : Ariana Dewi,S.Gz

Merokok adalah hak setiap orang yang tidak boleh diganggu gugat. Namun kebiasaan tidak sehat ini tanpa disadari dapat membuat daya tahan menurun sehingga menyebabkan tubuh mudah terinfeksi peyakit.

Banyak dampak buruk yang ditimbulkan akibat merokok berlebihan. Salah satunya adalah penuaan dini. Penuaan dini tak hanya berkaitan dengan kesehatan kulit saja, tetapi juga risiko melemahnya kekebalan tubuh yang mengakibatkan berbagai penyakit mudah menyerang. Penyakit tersebut antara lain: serangan jantung, kerusakan sel ginjal, bronchitis kronis, pneumonia, Alzheimer, hingga impotensi. Hal tersebut dikarenakan ribuan racun yang ada di asap rokok dapat memengaruhi sel-sel kekebalan dalam tubuh dan merusak fungsinya.

Rokok tak hanya menyumbang lebih dari 4000 jenis racun bagi tubuh dalam setiap batangnya, namun secara tidak langsung juga menghambat kekebalan selular, karena T-sel yang baik menjadi berkurang, sementara sel-sel penghambat T-sel meningkat. Selain merusak sel-sel tubuh, senyawa dalam asap rokok juga bersifat karsinogenik alias memicu kanker.

Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk menghindari penurunan daya tahan tubuh menjadi lebih parah. Saat seorang berhenti merokok, sebagian besar kondisi imunitas akan kembali membaik dengan sendirinya, selama individu tersebut tidak terserang penyakit infeksi yang serius seperti pneumonia dan mengalami kerusakan organ saluran pernapasan.

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir efek merokok terhadap daya tahan tubuh saat sedang mencoba berhenti merokok, di antaranya:
•    Perbaiki pola makan
Untuk mempercepat pemulihan daya tahan tubuh sebaiknya memenuhi  kebutuhan vitamin dan mineral.

•    Penuhi kebutuhan vitamin D
Vitamin D merupakan komponen penting untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Beraktivitaslah dibawah sinar matahari pagi.

•    Olahraga
Aktif bergerak akan membantu transport oksigen yang bermanfaat pada fungsi kardiovaskuler sehingga dapat memperkuat sistem imun tubuh.

•    Hindari sumber penularan
Bibit penyakit ada dimana saja. Andapun dapat tertular kuman penyakit dari siapa saja. Maka itu, hindari kontak terhadap orang yang mengalami penyakit infeksi. Jangan lupa jaga kebersihan diri dan lingkungan.

Mulai bergaya hidup sehat dari sekarang dengan berhenti merokok. Untuk meminimalisir efek buruk dari merokok, Anda dapat mengonsumsi Herbal SoMan dengan dosis 10 tetes tiga kali sehari.

Menurut hasil uji laboratorium terakreditasi, Herbal SoMan mengandung multivitamin (A,C,E,K), omega (3,6,9), asam amino esensial dan non esensial, serta mineral, sehingga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan direkomendasikan sebagai pendamping pengobatan.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi seperti impotensi, jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan syaraf, luka diabetes, hingga berujung amputasi. Hasil Uji Klinik SoMan di UGM menunjukkan, obat herbal SoMan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan penyakit penyerta, sehingga direkomendasikan sebagai obat untuk penyakit diabetes
soman, obat herbal, obat herbal diabetes, herbal soman, hidup sehat,penyakit diabetes, obat diabetes, jamu tetes, daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, imun, multivitamin, kesehatan

Read 500 times